Ketahui 4 Fakta Menarik Tentang Danau 3 Warna Ini Sebelum Mengunjungi Danau Kelimutu

ketahui-4-fakta-menarik-tentang-danau-3-warna-ini-sebelum-mengunjungi-danau-kelimutu

Ketahui 4 Fakta Menarik Tentang Danau 3 Warna Ini Sebelum Mengunjungi Danau Kelimutu – Pandemi covid-19 memicu kami terbatas untuk laksanakan banyak variasi aktivitas di luar. Salah satunya untuk berwisata.

Ketahui 4 Fakta Menarik Tentang Danau 3 Warna Ini Sebelum Mengunjungi Danau Kelimutu

ketahui-4-fakta-menarik-tentang-danau-3-warna-ini-sebelum-mengunjungi-danau-kelimutu

callsurvey.org – Salah satu lokasi favorit yang sempat ditutup karena terdapatnya pandemi covid-19 adalah Flores.

Pemerintah judibolalive99 Provinsi Nusa Tenggara Timur mengeluarkan instruksi untuk menutup selagi selagi semua daerah wisata demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Tempat wisata perkampungan tradisional Waerebo, Todo, Liang Bua, judibolalive99 dan juga semua daerah wisata di Kabupaten Manggarai ditutup untuk selagi waktu.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sudah menerbitkan instruksi untuk menutup destinasi wisata yang ada di semua Nusa Tenggara Timur demi mencegah penyebaran Covid 19 di NTT,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Jelamu.

Saat itu, agenda-agenda festival pariwisata di Nusa Tenggara Timur pun ikut ditunda pelaksanaanya.

Namun, kini Flores sudah ulang terhubung akses untuk wisatawan. Tentunya bersama dengan protokol kesehatan yang ketat.

Apalagi Flores sudah tersohor dapat keindahan alamnya yang siap memanjakan wisatawan.

Flores adalah tidak benar satu pulau di Indonesia bersama dengan kekayaan alam yang luar biasa.

Mengutip laman Kompas.com, beberapa destinasi wisata yang harus dikunjungi selagi berada di Flores yaitu, Desa Wae Rebo, Cunca Wulang, Pulau Padar, Desa Melo, dan Danau Kelimutu.

Nah, untuk Danau Kelimutu sendiri, sudah dibuka sejak Sabtu (11/7/2020).

Danau Kelimutu yang ada di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menerapkan protokol kesehatan ketat sepanjang pandemi covid-19.

Traveler yang datang ke Danau Kelimutu, diharapkan menaati protokol kesehatan yang berlaku.

Jika anda mengidamkan datang ke Danau Kelimutu, maka harus menyadari beberapa fakta menarik seputar danau yang sering berganti warna ini supaya pengalamanmu tambah menarik.

inilah beberapa fakta menarik seputar Danau Kelimutu:

1. Memiliki tiga warna

Nama “Danau Tiga Warna” disematkan terhadap danau yang terdapat di puncak Gunung Kelimutu ini karena mempunyai tiga warna yang berbeda.

Saat ini, Danau Kelimutu mempunyai air berwarna hijau, putih, dan merah.

2. Menyimpan legenda unik

Danau Kelimutu mempunyai legenda yang tetap menempel hingga kini.

Menurut keyakinan masyarakat setempat, warna yang diamati mempunyai arti dan kemampuan alam tersendiri.

Warna biru atau ‘Tiwu Nuwa Muri Koo Fai’ dipercaya menjadi daerah berkumpul arwah berasal dari orang-orang yang meninggal terhadap umur muda.

Sementara warna merah atau ‘Tiwu Ata Polo’ dipercayai sebagai daerah berkumpul arwah berasal dari orang-orang yang semasa hidupnya sering berbuat jahat.

Sementara keyakinan dapat daerah berkumpulnya arwah para leluhur yang meninggal ketika tua ada di warna putih atau ‘Tiwu Ata Mbupu’.

3. Perubahan warna danau

Perubahan warna danau kebanyakan berjalan karena terdapatnya pergantian aktivitas vulkanik, geologi, dan segi luar seperti hujan atau matahari.

Hal ini memengaruhi komposisi kandungan air.

Perubahan warna Danau Kelimutu tercatat sudah berjalan sebanyak 44 kali mulai 1915 – 2011.

Danau ‘Tiwu Ata Polo’ adalah danau yang paling sering mengalami pergantian warna.

4. Upacara adat

Masyarakat setempat percaya bahwa Danau Tiga Warna merupakan daerah keramat dan berikan kesuburan terhadap daerah sekitarnya.

Oleh karenanya, upacara rutinitas pun sering dilakukan.

Masyarakat berikan persembahan berupa hasil bumi kepada arwah danau tersebut.

Danau Kelimutu terdapat di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu.

Untuk mencapai object wisata tersebut, wisatawan harus menempuh perjalanan kurang lebih 45 km berasal dari Ende, atau 13 km berasal dari Kampung Moni.

Perjalanan dapat dilanjutkan bersama dengan berjalan kaki sepanjang kurang lebih 30 menit berasal dari kampung berikut sebelum mencapai gerbang Taman Nasional Kelimutu.

Apabila didalam selagi dekat Danau Kelimutu menjadi destinasi anda dan keluarga, jangan lupa untuk selamanya patuhi protokol kesehatan, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *